8/08/2019

Ternyata Bahasa Inggris Gampang (Bagian 1)

Di masa modern ini, bahasa Inggris menjadi bahasa utama dalam komunikasi masyarakat internasional, mulai dari hal sepele seperti instruksi memasak mie instan yang ada di bungkusnya hingga percakapan para pemimpin negara di kancah dunia.



Namun bagi sebagian orang, bahasa Inggris menjadi momok tersendiri, karena bahasa ini cukup sulit dikuasai, terutama oleh pemula. Hal paling dasar adalah kosakata, tulisan dan pelafalannya terkadang sangat jauh berbeda dari bahasa lain, singkat semaunya.

Sehingga banyak yang kesulitan menguasai bahasa internasional ini, namun jika menguasai bahasa Inggris akan membuat status orang yang menguasainya cukup dipandang orang karena dianggap memiliki pendidikan yang cukup bagus.

Nah bisakah kita yang selama ini memiliki kesulitan untuk menguasai bahasa Inggris dalam waktu singkat bisa memahami dan menguasai bahasa ini?

Tentu saja bisa, tapi ada langkah demi langkah yang harus diikuti, karena bahasa Inggris memiliki keunikan dari bahasa lainnya. Tentu saja artikel ini tidak akan menjamin seseorang untuk bisa berbahasa Inggris dalam waktu singkat.

Artikel ini akan dibagi pada beberapa bagian, yang akan membantu para pemula dalam masalah bahasa Inggris untuk lebih memahami prinsip dasar dan membuka pemikiran para pembaca bahwa belajar bahasa Inggris pada dasarnya gampang.

Sederhananya artikel-artikel ini mengajak kita untuk membuka pikiran, nah untuk tahapan awal akan kita mulai dengan mengenali bahasa ini sendiri, mulai dari sejarah awalnya. Dengan mengenali bahasa ini diharapkan kita mengetahui konsep bagaimana mereka berpikir dan berbicara. Karena bahasa itu pada dasarnya adalah bagaimana cara seseorang mengungkapkan sesuatu kepada orang lain. Tentu saja hal ini dipegaruhi oleh lingkungan disekitanya.

Tak perlu panjang lebar, mari kita mulai. Bahasa Inggris yang ada sekarang sebenarnya baru terbentuk sekitar 400 tahun yang lalu dan terstandarisasi pada 200 tahun yang lalu, bukan bahasa yang lama dan murni sebagaimana bahasa-bahasa tua lainnya seperti bahasa Arab, bahasa Sanskerta dan bahasa Kanton China.

Negara Inggris yang menjadi asal bahasa ini memiliki nama resmi United Kingdom, terletak di Kepulauan Britania yang dipisahkan dari daratan Eropa, yaitu Negara Prancis, Belgia dan Belanda oleh selat Channel, sehingga memiliki budaya dan bahasa yang unik dibandingkan dengan negara Eropa yang lain.


Kepulauan Britania sendiri terbagi atas beberapa negara, yaitu Negara England atau Inggris, Skotlandia, Wales, Irlandia Utara dan Negara Irlandia. Negara yang terakhir ini memisahkan diri dari United Kingdom pada awal tahun 1900-an karena permasalahan perbedaan agama serta memiliki bahasa dan budaya yang berbeda meninggalkan negara-negara lain yang tersisa yang masih tergabung dalam United Kingdom.

Demikian pula dengan negara-negara lain di lingkungan United Kingdom yajtu Skotlandia dan Wales serta Irlandia Utara yang memiliki budaya dan bahasa tersendiri yang berakar dari bahasa Keltik, bahkan punya aksara yang berbeda dengan negara England dengan bahasa Inggrisnya yang mendunia.

Sekarang kenapa bahasa Inggris menjadi bahasa Internasional? Semua orang tahu bahwa negara Inggris atau kita sebut saja UK, sejak penjelajah samudra sekitar 500 tahun yang lalu akhirnya berhasil menjajah hampir 2/3 negara-negara yang ada di dunia. Jajahannya tersebar di penjuru dunia sehingga dahulu dikenal sebagai Imperium dimana matahari tak pernah terbenam.

Negara yang dulunya memiliki angkatan laut terkuat di dunia ini meninggalkan berbagai warisan di negara-negara jajahannya, antara lain bahasa Inggris. Nah inilah yang menjadi salah satu penyebab bahasa Inggris menjadi bahasa Internasional, karena warisan tersebut masih dipakai oleh bangsa-bangsa yang pernah ia jajah dulu, termasuk diantaranya adalah Negara Amerika Serikat.

Imperium Inggris dikenal sebagai Imperium Dimana Matahari Tak Pernah Terbenam

Selain daripada itu, 2 negara yang menjadi pemenang perang dunia ke 2 dan menjadi pendiri dan anggota The Big Five di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah Amerika Serikat dan Inggris. Inilah menjadikan bahasa ini menjadi bahasa nomor satu di dunia. Perkembangan teknologi di 2 negara penutur bahasa Inggris ini sangat pesat, terutama teknologi komputer, membuat dunia sekarang yang semakin maju dengan Internet of Thing ini dibangun dan disusun rancang bangunnya dengan bahasa Inggris, bukan bahasa Eropa lainnya.

Nah dari uraian ini, kita tahu alasan kenapa bahasa Inggris jadi bahasa nomor satu, tapi kita juga mengetahui bahwa di negaranya sendiri, bahasa Inggris bukan satu-satunya bahasa yang ada di UK. Hal ini penting karena pada dasarnya, bahasa Inggris sendiri bukanlah bahasa asli masyarakat di Kepulauan Britania.

Loh kok gitu? Memang, karena bahasa Inggris sendiri adalah bahasa campuran atau bahasa asimilasi dari berbagai bahasa yang ada di Eropa. Ini yang menjadikan bahasa ini memiliki keunikan dibandingkan bahasa negara-negara di sekitarnya.

Alkisah, penduduk negara Inggris pada masa dulu awalnya berbahasa Keltik, yang saat ini peninggalan bahasa ini masih tersisa di negara-negara lain di lingkungan UK, lalu datang masyarakat dari daratan Eropa membawa bahasa Jermanik. Nah bahasa Jermanik inilah yang menjadi dasar-dasar bahasa Inggris modern.

Perlu kita ketahui, di Eropa ada 2 rumpun bahasa yang terbesar, yaitu bahasa Jermanik dan bahasa Roman yang berakar dari budaya Romawi di laut Mediterania. Nah bahasa Inggris ini merupakan campuran dari kedua rumpun bahasa besar ini akibat asimilasi budaya dan bahasa.
N
bahasa Proto-Jerman yang dituturkan penduduk Inggris ini punya kemiripan dengan bahasa-bahasa Jermanik lain di dunia seperti bahasa Jerman dan bahasa-bahasa bangsa Nordik di semenanjung Skandinavia. Lalu masuknya bahasa Roman ke Inggris, dimulai dengan penjajahan Romawi pada awal milenium yang kemudian ratusan tahun kemudian Inggris dikuasai oleh Bangsa yang menuturkan bahasa Prancis.

Nah sebagaimana yang diketahui, bahasa Prancis ini merupakan bahasa turunan dari bahasa Roman, namun agak berbeda dengan bahasa Roman lain, bahasa ini memiliki sesuatu yang bisa kita katakan sebagai ketidakkonsistenan sistem penulisan dengan pelafalan. Nah hal ini yang diturunkan dan diwariskan ke dalam bahasa Inggris modern.

Bisa disimpulkan, bahasa Inggris merupakan bahasa yang berakar dari bahasa Jermanik, dimana dasar tata bahasa dan sebagian dari kosakata sehari-hari dalam bahasa ini masih ditemukan, sehingga memiliki kemiripan dengan bahasa dengan negara Jerman dan negara-negara Nordik. Sementara bahasa Prancis yang diturunkan dari Roman memperkaya bahasa ini dengan kosakata baru yang lebih ilmiah dengan sistem penulisan latin, dimana yang paling unik yang diwariskan bahasa Prancis adalah ketidakkonsistenan pelafalan dengan tulisan.

2 komponen bahasa ini, yaitu bahasa Jermanik dan bahasa Roman ini menyatu dalam waktu ratusan tahun hingga menjadi sekarang. Makanya bahasa ini walaupun memiliki kesamaan dengan bahasa Jerman, tapi berbeda kalau dilihat dari sisi kerapian perubahan dalam tata bahasa. Perubahan bahasa Jerman sangat rapi, tidak seperti bahasa Inggris. Lebih detail akan kami bahas di artikel selanjutnya.

Sementara bahasa Roman meninggalkan banyak kosakata Prancis dalam bahasa Inggris, sehingga menjadikan bahasa ini sangat kaya dalam bidang ilmab, namun mewariskan ketidakkonsistenan pelafalan dengan penulisan. Makanya dalam bahasa Inggris dan bahasa Prancis, kita tidak bisa dengan mudah mempelajari pelafalannya hanya dengan menggunakan abjad Latin, tapi harus menggunakan sistem bunyi phonetik yang berjumlah kurang lebih sekitar 40-an bunyi.

Selain itu bahasa Inggris juga memiliki tata bahasa yang sedikit longgar dari bahasa Jermanik, tentu saja hal ini karena Inggris dulu pernah diisolasi dari negara-negara Eropa yang masih beragama Katolik, hal ini yang membuat bahasa ini cenderung lebih bebas daripada bahasa Eropa lainnya. Hal ini terjadi karena bahasa ini awalnya dianggap bahasa masyarakat kalangan bawah yang tidak berpendidikan, sementara kalangan atas yang berpendidikan lebih memilih untuk berbahasa Prancis. Ketika Negara Inggris memilih untuk tidak lagi beragama Katolik dengan mendirikan agama Kristen Anglikan, baru bahasa ini mulai dipakai kalangan atas.

Hal inilah yang mendorong muncul bahasa Inggris versi modern yang kita kenal sebagai British English yang merupakan logat masyarakat berbahasa Inggris di sekitar kawasan ibukota Inggris, yaitu London yang kental dengan budaya astokrasinya. British English ini memiliki tata bahasa yang lebih rapi dibandingkan dengan bahasa Inggris asli, juga memiliki sistem penulisan yang rapi.

Sementara untuk bahasa Inggris yang dituturkan oleh kalangan bawah tidak sepenuhnya musnah, tapi masih bisa ditemui di kawasan pinggiran Inggris dan punya perbedaan yang cukup jauh dengan British English yang lebih tertata, mulai dari kosakata hingga tata bahasa dan pelafalan. Nah mengenai perbedaan ini akan dijelaskan pada artikel berikutnya.

Lalu apa yang bisa kita simpulkan dari tulisan panjang ini? Satu hal, yaitu bahasa Inggris merupakan bahasa yang tidak satu, bahkan di negara asalnya sendiri. Sejarah panjang yang membentuk bahasa ini hingga menjadi bahasa Internasional. Selain kita mengenal American English dan Australian English, di negara asalnya sendiri ada beberapa ragam bahasa Inggris, bahkan berbeda dengan pakem British English. Hal ini dapat menjadi motivasi kita, bahwa bahasa ini bukan bahasa yang sulit-sulit amat, karena banyaknya ragam bahasa Inggris.

Dengan ragam bahasa Inggris yang kaya, artinya tidak ada salah atau benar dalam mempelajari bahasa ini, hanya ada lazim atau tidak lazim kita berbahasa dengan bahasa ini. Cenderung masyarakat kita malas mempelajari bahasa ini karena takut salah, padahal tak ada kesalahan dalam berbahasa. Nah hal ini yang pertama harus kita ubah.

Dengan kita mengerti sejarah terbentuknya bahasa ini, lalu lingkungan yang ada di sekitar bahasa ini, kita akan tambah paham mengenai bahasa ini. Hal yang utama adalah kita harus mengenal dulu bahasa ini, dengan itu kita akan mencintai bahasa ini dan kita akan mampu menundukkannya.

Demikian akhir dari artikel ini di bagian pertama ini. Di artikel selanjutnya, kita akan membahas mengenai konsep dasar bahasa Inggris dengan konsep bahasa secara umum, dengan demikian kita akan mendapatkan gambaran mengenai cara berpikir orang Inggris dalam berbicara. 
S
jumpa di bagian selanjutnya.

hitam/putih selalu berdampingan. selalu ada sisi baik dan buruk dalam hal apapun.

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon